Rabu, 23 Juni 2010

puisi puisi pendek tentang ayah

#1
ayahku terkubur di antara reruntuhan hati
tak lagi ku kenali
20 June 2010 [05.34]

#2
hanya karena jenis kelaminnya dia dipanggil ayah
padahal dia sebenarnya angin
20 June 2010 [05.42]

#3
pejantan tangguh
sekali berbuat hasilnya bertebaran di mana-mana
20 June 2010 [05.52]

#4
ayah seperti batu
kuat, keras, dan tetap diam
20 June 2010 [07.10]

#5
ayahku tampan hatinya selalu ibu simpan
ibuku setia walau digoda banyak pria
20 June 2010 [07.14]

#6
ayah masih satu satunya lelaki yang bikin aku meneteskan air mata
bukan karena luka
20 June 2010 [07.17]

#7
ayah bisa menyembuhkan sakit orang lain
tapi sakitku belum tersembuhkan
20 June 2010 [07.24]

#8
ayah adalah sandaran kursi yang aku duduki
menopang lelah punggung pegalku
membiarkan aku tertidur
nyenyak
20 June 2010 [09.03]

#9
ayah tak mewarisiku banyak harta
dia mewarisi banyak kata yang harus aku rangkai
20 June 2010 [14.10]

#10
ayah bercinta dengan bayangannya sendiri
aku bercinta dengan Tuhan
20 June 2010 [14.12]

#11
bayangannya aku peluk erat
walau tak pernah mendekat
23 June 2010 [17.14]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar