Selasa, 20 Februari 2018

Anakku




Dia terdiam mematung.

Kenyataannya memang demikian. Cintaku tulus, tak menghitung untung rugi. Tak kenal suka atau duka. Aku bisa rasakan sakitmu. Aku bisa nikmati bahagiamu. Aku bisa marah untuk kenakalanmu. Tapi aku tak pernah bisa membencimu untuk semua kesalahan yang telah kau buat.

Tak perlu melahirkanmu untuk jadi ibu yang kau impikan. Aku bisa jadi segalanya.

Akhirnya dia mengerti, lalu pergi meninggalkanku.


20.02.2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar