Senin, 07 September 2009

Jujur

Suatu ketika seorang teman bilang HIDUP ITU HARUS JUJUR, KALO NGGAK…MATI AJAH!
Dan itu sangat menggelitik pikiranku. Kenapa pula kalo nggak jujur kita harus mati??? Nggak aneh sech kita emang harus jujur menghadapi, menjalani dan menerima apapun dalam hidup ini. Dan JUJUR, rasanya kita belum bisa melakukan itu semua dengan JUJUR. Selalu ada kendala, selalu ada yang menghambat keJUJURan kita. Tapi memang harus jujur.
Teman yang lain bilang "…buat apa hidup kalo tidak berguna buat sesama!"
JUJUR dan BERGUNA. Mungkin itu takdir, tugas, atau kewajiban manusia. Entahlah.
Lalu aku satukan kedua pernyataan itu dalam satu tulisan:
buat apa hidup kalau tak berguna untuk lingkungan, Soal jujur…tiap orang berhak menyimpan apa yang harus disimpannya.
Lalu aku tanya temanku itu apa definisi jujur menurutnya, karena mengganggu otakku, katanya:
Jujur = hati nurani
Tentu itu bikin pertanyaan baru dibenakku. Hati nurani? Aku belum menemukan definisi yang pas untuk itu, dia bilang
memang tak perlu definisi
Lalu apa bedanya sama NGGAK bohong?
Ngga ada bedanya,bilang iya untuk iya dan tidak untuk tidak
Dan aku bilang ada bedanya.
Kita ambil satu contoh:
Di blog ini aku menggunakan inisial nama, bukan nama lengkap. Aku tidak berbohong, tapi aku tidak jujur memberitahu orang lain siapa aku sebenarnya. Dan jujur, aku beda dengan orang lain karena memang aku suka perbedaan. Aku adalah orang Indonesia ASLI yang BEDA dengan orang Indonesia lainnya. Aku tidak berbohong tapi aku tidak jujur akan jati diriku sebenarnya J
Orang lebih mudah menggambarkan kalau jujur itu tidak bohong, tapi menyembunyikan sesuatu demi kebenaranpun termasuk tidak jujur meski memang tidak berbohong.
Kembali pada kejujuran dan menjadi orang yang berguna bagi sesama…jujur rasanya aku belum bisa menjadi orang yang berguna bagi sesama karena langkahku masih pada hanya memenuhi kebutuhan pribadiku.
Kalau merujuk pada ilmu agama, jujur bisa diangkat dari SIDIQ dan AMANAH yang merupakan dua dari empat sifat yang dimiliki Nabi Muhammad saw. Sidiq artinya benar, dan Amanah adalah dapat dipercaya. Setiap apa yang dikatakan dan dilakukan Nabi Muhammad saw selalu benar dan semuanya itu dapat dipercaya kebenarannya.
Semua yang benar dan dapat dipercaya akan bermanfaat dan berguna bagi sesama, lepas dari sifat2 yang dimiliki Rasulullah.
Jadi apa jujur itu? Kalau boleh lancang membuat definisi sendiri jujur adalah kebenaran yang dapat dipercaya. Masalah akan disampaikan pada orang lain atau disimpan sendiri…itu hak masing-masing. Yang pasti jujur itu tidak bohong tapi tidak bohong bukan berarti jujur.
Hanya saja sebagai manusia yang kewajibannya adalah mengabdikan diri kepada ALLAH SWT dalam berbagai aspek kehidupan jujur akan lebih baik daripada tidak berbohong. Dan temanku bisa benar kalau kejujuran itu datangnya dari hati nurani.
Aku tidak berbohong hanya aku tak ingin di kenal, karena aku hanya seorang warga Negara Indonesia yang ingin selalu berguna buat lingkungan, masalah jujur…aku berhak menyimpan apa yang ingin aku simpan.
Wallahu a’lam. Kebenaran hanya dari ALLAH dan kesalahan datang dari diriku sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar